Jumat, 03 Agustus 2018

Guru nge-Blog

Soal usia (lamanya) ngeblog bukanlah menjadi ukuran kematangan seseorang dalam dunia blogging, termasuk guru. Saya sendiri melakukan aktivitas ini sejak Agustus 2006. Melihat dinamika dan kecepatan perkembangan dunia blog, serta kehebatan-kehebatan rekan guru yang belakangan aktif ngeblog menjadikan saya serasa kecil.
Meskipun pertengahan 2006 itu adalah bukan awal dari lahirnya jagad per-blog-an, tapi saat itu untuk blog seorang guru belum begitu banyak, belum banyak guru yang memanfaatkan blog untuk wadah menulis secara on-line. Sama juga, saya saat itu justru hadir di tengah hinggar bingarnya dunia blog kalangan anak muda yang kreatif, meskipun kekreatifan mereka belum bisa menulari saya. Tanpa rasa malu dan sungkan saya selalu bertanya kepada mereka ketika ada hal yang tidak saya mengerti terkait teknologi informasi (TI). Yang jelas saya banyak belajar dari mereka melalui tulisan-tulisan mereka di blog.
Di bulan-bulan pertama saya ngeblog adalah masa pencarian jati diri terkait apa yang bisa saya tuangkan dalam blog. Sampai suatu ketika saya mendapatkan celah yang belum banyak orang menulis (untuk yang dalam bahasa Indonesia) yaitu terkait pembelajaran kimia dikaitkan dengan TIK. Selain itu saya juga sedang belajar menggunakan beberapa aplikasi komputer. Dari situ akhirnya secuil pengalaman pun saya jadikan bahan tulisan. Meskipun demikian tidak asal menulis, saya harus lebih dulu mencari dengan mesin pencari apakah tulisan yang akan saya buat sudah pernah ada yang menulis atau belum. Kalaupun sudah ada yang pernah menulis, masih ada peluang untuk dipelajari kemudian bisa diambil sisi lain yang belum tercakup dalam tulisan serupa itu. Ini kebiasaan saya.

Sabtu, 14 November 2015

UKG oh UKG

Jumat, 13 November 2015

Desain Banner PGRI Ke-70 Th 2015

hasil desain banner Dirgahayu PGRI Ke-70



Kamis, 17 April 2014

Ridha Itu Bukan Pasrah



Ridha itu bukan Pasrah
------------------
Kehidupan yang kita alami ada yang mengatur dan menetapkan, Allah tentu yang mengatur semuanya.
Ridha Allah kepada umatNya adalah berupa tambahan kenikmatan, kasih dan sayangNya, dan ditinggikan derajat kemuliaannya. Ridha seorang hamba kepada Allah berarti menerima dengan sepenuh hati aturan dan ketetapan Allah. Menerima aturan Allah ialah dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Adapun menerima ketetapannya adalah dengan cara bersyukur ketika mendapatkan nikmat dan bersabar ketika mendapat musibah.

Allah berfirman, ''Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.'' (QS 13: 11).

Hal ini berarti ridha menuntut adanya usaha aktif. Berbeda dengan pasrah, sikap menerima kenyataan begitu saja tanpa ada usaha untuk mengubahnya. Walaupun di dalam ridha terdapat makna yang hampir sama dengan pasrah yaitu menerima dengan lapang dada suatu perkara, namun di sana dituntut adanya usaha untuk mencapai suatu target yang diinginkan atau mengubah kondisi yang ada sekiranya itu perkara yang pahit. Karena ridha terhadap aturan Allah seperti sakit adalah dengan berusaha mencari takdir Allah yang lain, yaitu berobat. Seperti yang dilakukan Khalifah Umar bin Khathab ketika ia lari mencari tempat berteduh dari hujan deras yang turun ketika itu. Ia ditanya, ''Mengapa engkau lari dari takdir Allah, wahai Umar?'' Umar menjawab, ''Saya lari dari takdir Allah yang satu ke takdir Allah yang lain.''

Ridha mengajak kita untuk optimis. Optimis dan yakin kita bisa menjadi lebih baik.
Jadikan akhir tahun ini untuk merefleksikan apa-apa yang sudah kita lakukan dan kita perbuat , sehingga menghadapi tahun yang akan datang bisa lebih banyak menuai manfaat.Amiin.


Wallahu a'lam.

Senin, 10 Desember 2012

Tugas Pengganti ( Tugas Email )

TUGAS EMAIL KELAS XI IPA/IPS SMA N 1 PANGKAH

Soal untuk Kelas XI IPA dan XI IPS dengan nomor absen GANJIL

Tuliskan langkah-langkah mendaftar email di www.gmail.com secara lengkap !

Langkah Menjawab : 
1. Tujuan/To : piyanpiyan2010@yahoo.com
    Subject : Tugas Mengirim Email
2. Jawaban ditulis di Microsoft Word, dan beri nama file : "Membuat Email.docx") untuk kemudian dilampirkan
3. Tuliskan identitas pada kotak message :
    Nama, Kelas dan No. Absen
4. Waktu pengiriman 1 x 24 jam setelah tugas ini diupload di blog : www.fian-piyan.blogspot.com


----------------------------------------------------------------------------------------------------------


Soal untuk Kelas XI IPA dan XI IPS SMA N 1 PANGKAH dengan nomor absen GENAP

    Tuliskan langkah-langkah membuka email ( Sign In ) di gmail
    Tuliskan langkah-langkah melihat email yang masuk di gmail
    Tuliskan langkah-langkah menjawab email ( Replay ) di gmail
    Tuliskan langkah-langkah Meneruskan email (Forward ) di gmail
    Tuliskan langkah-langkah Menulis dan Mengirim email di gmail

Langkah Menjawab : 
1. Tujuan/To : piyanpiyan2010@yahoo.com
    Subject : Tugas Mengirim Email
2. Jawaban ditulis di Microsoft Word, dan beri nama file : "Email.docx") untuk kemudian dilampirkan
3. Tuliskan identitas pada kotak message :
    Nama, Kelas dan No. Absen
4. Waktu pengiriman 1 x 24 jam setelah tugas ini diupload di blog : www.fian-piyan.blogspot.com


Kamis, 26 Januari 2012

Sakitnya Putus Asa

Jangan bosan untuk selalu menyemangati diri. Berpikir positif, hari ini bukan hari untuk menyerah. Cobalah berkaca dari orang-orang yang sukses, sangat banyak rintangan yang mereka hadapi ... dan mereka berkata "Untuk jadi sukses memang bikin kita pengin MENYERAH".

Jadi sobat, .... SEMANGATLAH UNTUK TIDAK MENYERAH

Sabtu, 04 Juni 2011

PERON

Peron ....

Inget dulu waktu mo ke semarang naik kereta api "Kaligung Mas". Alat transportasi ini jadi favorit karena bisa menampung banyak orang, waktu tempuh lebih cepat, dan tentunya harganya yang lebih terjangkau untuk kalangan pelajar.

Sehingga tidak heran kalo selalu jadi rebutan banyak orang. Orang2 rela menunggu berjam2 untuk berebut yg satu ini. Desak2kan ga jadi masalah, dapat jatah berdiri juga OK. Tapi klo selanjutnya kecopetan itu jadi masalah dong..hehehe.

Ada kata yang selalu saya ingat ketika masuk ke stasiun kereta api.. ini dia "peron". Merasa tertarik dengan kata ini, coba cari info di internet. Barangkali ada yang pengin tahu, ato baru denger, ato iseng2 ajah silahkan disimak...wekeke

Peron adalah tempat naik-turun para penumpang di stasiun, jadi peron adalah lantai pelataran tempat para penumpang naik-turun dan jalur rel melintas di stasiun. Sekarang ada dua macam konstruksi lantai peron, yaitu yang dibuat sebelum Perang Dunia II umumnya dengan lantai rendah; sedangkan bentuk kedua adalah yang dibangun setelah Proklamasi umumnya dengan lantai modifikasi yang ditinggikan. Dewasa in pada stasiun besar umumnya ada dua macam lantai peron, yang asli berlantai rendah dan yang telah disesuaikan dengan lantai tinggi. Memang pada waktu itu belum ada pemikiran peron tinggi yang memudahkan para penumpang naik-turun kereta. (Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_ker...on_stasiun)



kalo emplasemen = peron gak...???

Jelas berbeda, karena emplasemen adalah bagian dari stasiun yang menjadi tempat lokomotif melakukan gerakan langsiran atau aktivitas menyambung/melepaskan rangkaian kereta sekaligus menjadi tempat transit sementara bagi rangkaian-rangkaian KA yang melakukan perjalanan dinas berikutnya (terutama di stasiun besar), sedangkan peron merupakan bagian dari stasiun yang menjadi tempat penumpang menunggu, naik dan/atau turun dari rangkaian KA.