Selasa, 29 Juni 2010

( Bersyukur ) : Mengganti Kesakitan, Kesulitan, Kesedihan dengan Kenikmatan

Sejarah :
Nabi Yusuf adalah orang yang sangat rupawan. Dalam riwayat Nabi Yusuf diceritakan, bahwa perempuan-perempuan yang diundang oleh Zulaikha sangat terkesima kala melihat rupa Nabi Yusuf, sehingga tidak menyadari bahwa mereka telah melukai jari-jari mereka sendiri ketika memotong buah yang ada di tangan mereka.
Bagi Sayyidina Ali yang merasakan nikmatnya salat, dicabutnya panah yang menancap di tubuhnya itu apalah artinya.
Begitu juga ketika kita menghadapi naza’, maka naza’ itu takkan ada artinya. Rasulullah menyampaikan, bahwa seorang muslim rohnya takkan pernah keluar sebelum ditunjukkan oleh Allah tempatnya di surga. Sehingga apalah artinya kesakitan yang luar biasa itu dibandingkan dengan kenikmatan surga. Begitu juga orang-orang kafir yang takkan pernah dicabut rohnya kecuali ditunjukkan dahulu tempatnya di neraka.

----------
Hal ini adalah sebuah analogi, bahwa kesakitan, kesulitan dan kesedihan yang kita alami tersebut bisa sirna ketika kita menemukan suatu kenikmatan yang lain. Terkadang kita ngotot apa yang kita minta kepada Tuhan harus berupa wujud yang sama dengan apa yang kita minta,...kalo tidak sama apa yang muncul? TUHAN TIDAK ADIL ! Kita terkungkung dalam hidup yang serba susah,..ga cerah,..ga nikmat.hemmm...akibatnya bunuh diri, pulung gantung, menenggak racun semakin menjadi tren.

Rasa Syukur atas segala apa yang kita alami, apa yang kita dapat, apa yang kita hadapi,...adalah cara paling sederhana tapi berbobot dalam rangka merasakan kenikmatan. kita menerima apa pun yang ada pada kita saat ini, baik yang sedikit maupun yang banyak. Karena pada hakekatnya kenikmatan yang kita terima itu tiada terkira banyaknya. “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menghitungnya.” (QS. 16: 18)

Syukur merupakan salah satu maqom yang tinggi dari seorang hamba. Rasa syukur itulah yang dapat membuat seorang hamba menjadi sadar dan termotivasi untuk terus beribadah kepada Allah SWT supaya senantiasa hidup kita dilingkupi kenikmatan.

Mari kita belajar untuk menjadi manusia yg senantiasa mensyukuri segala nikmatNYA. Semoga Allah menjadikan kita termasuk dalam golongan orang2 yang selalu bersyukur, dan semoga Allah melipatgandakan nikmatNya sebagai wujud kasih dan sayangNya kepada kita yang bersyukur.

Wallahu'alam

Untuk temen2 tetep semangat,..
Maaf, CPNS bukan satu2nya jalan untuk hidup sukses,.

Reaksi:

0 komentar: